Beranda Konsultasi Islam (Tanya-Jawab) Muamalah Bersama Keluarga

Muamalah Bersama Keluarga

372
0
BERBAGI

๐Ÿ“ƒ Pertanyaan;

Bismillah. Ustadz maaf ana minta nasihatnya. Kebiasaan di keluarga misalkan setelah pekerjaan selesai suka kumpul. apakah ana juga harus ikut kumpul meskipun di tempat tsb ada iparยฒ nya. Mohon bantuannya Ustadz.

๐Ÿ“ Jawaban;

Saran saya, silakan ikut berkumpul dengan tetap menjaga aurat, termasuk jika meyakini cadar sebagai suatu kewajiban bukan sunnah, maka harus tetap dikenakan, dan menjaga jarak dari ipar atau saudara yang bukan mahram. Itu merupakan salah satu cara untuk mencairkan suasana dengan sesama keluarga dan dampak positifnya akan terjalin ukhuwah yang baik.

Karena mengenai ipar, sudah dijelaskan juga oleh Rasulullah, beliau bersabda;

ุฅููŠูŽู‘ุงูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ุฏูู‘ุฎููˆู„ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูู‘ุณูŽุงุกู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุฃูŽู†ู’ุตูŽุงุฑู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽููŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ูˆูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ูˆู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู
“Janganlah kalian masuk ke dalam tempat kaum wanita! Lalu seorang laki-laki dari Anshar berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda mengenai ipar? Beliau menjawab: Ipar adalah maut (kematian).”
(HR. Imam Bukhari, no.4831)

Maksudnya adalah ipar merupakan sumber keburukan dan kejahatan bagi seorang wanita. Maka para wanita diperintahkan untuk tetap menjaga auratnya dan batasan dengan iparnya tersebut, karena ipar bukan termasuk mahram.

Namun, jika acara kumpulnya tersebut dilakukan secara rutin, misal setiap hari atau setiap pekan atau setiap bulan, maka siasati agar tidak ikut pada setiap perkumpulan tersebut, karena dikhawatirkan kebiasaan tersebut termasuk ke dalam perkara bidah. Tapi jika diikuti tidak rutin, insyaallah tidak mengapa, karena itu merupakan urusan duniawi.

Sebagaimana para ulama ushul fiqh rahimahumullah menjelaskan;

ุงูŽู„ู’ุฃูŽุตู’ู„ู ูููŠ ุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏูŽุงุชู ุงู„ู…ูŽู†ู’ุนู ุฅูู„ุงูŽู‘ ู„ูู†ูŽุตูู‘ุŒ ูˆูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุนูŽุงุฏูŽุงุชู ุงู„ู’ุฅูุจูŽุงุญูŽุฉู ุฅูู„ุงูŽู‘ ู„ูู†ูŽุตูู‘
โ€œHukum asal ibadah (perkara agama) itu dilarang kecuali kalau ada nash (dalil) yang membolehkannya. Ada pun hukum asal adat kebiasaan (perkara dunia) itu adalah diperbolehkan kecuali kalau ada nash yang melarangnya.โ€

Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata;
โ€œHafalkan kaidah ini, maka sesungguhnya ini sangat penting.โ€
(At-Tawassul Wa Anwauhu Wa Ahkamuhu, hlm. 30)

Apalagi, jika di dalam kegiatan kumpul bareng tersebut terdapat sebuah ritual tertentu, maka wajib dihindari.

Sebagai catatan penutup, hendaknya acara kumpul-kumpul tersebut tidak melalaikan dari perkara yang wajib dan sunnah. Sehingga gunakan porsi berkumpul tersebut secukupnya saja. Apalagi jika di dalam kumpul tersebut terdapat ghibah, atau obrolan yang tidak benar lainnya, usahakan untuk mengalihkan alur pembicaraan dan jika tidak bisa dialihkan, segera tinggalkan majelis tersebut. Wallahu waliyuttaufiq.

Dijawab oleh: Abu Humairo Muhamad Fadly

BERBAGI
Artikel sebelumnyaKenapa Aku Begini?
Artikel sesudahnyaHukum Paket Atau Tabungan Lebaran
Khiyaar TV adalah media dakwah dan sosial yang berada di daerah Cideres, Majalengka, Jawa Barat. Khiyaar TV mulai terbentuk pada 08 Ramadhan 1438H/03 Juni 2017M. Berawal dari satu orang dari kami yang menemani perjalanan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly hafizhahullah mengisi kajian rutin dengan kendaraan pribadi miliknya. Waktu itu Ustadz sedang ada jadwal mengisi kajian daurah Ramadhan di daerah Indramayu (tetangga kota Majalengka). Dari situlah, semuanya bermula. Orang tersebut adalah yang mengenalkan kami dengan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly. Padahal, kami sudah cukup lama tinggal di Majalengka, karena memang sebagian besar dari kami adalah putra asli Majalengka. Namun, kami belum kenal dengan Ustadz, sehingga kami belum tahu adanya majelis ilmu rutin di sekitar Cideres, Majalengka. Alhamdulillah alladzi binimatihi tatimmus shaalihaat, kami sangat bersyukur kepada Allah azza wa jalla, pertemuan kami dengan orang tersebut adalah awal dari pintu kebaikan. Sebab situlah kami kenal dengan Ustadz, mulai bisa merasakan nikmatnya duduk di majelis ilmu dengan rutin dan sampai pada Allah pun mudahkan langkah kebaikan untuk kami, yakni dengan kami pun bisa membuat sebuah komunitas Islam dan media dakwah. Karena kami memiliki cita-cita ingin menjadi makhluk Allah yang bermanfaat untuk makhluk Allah yang lain, maka kami juga membuat berbagai program sosial, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama, dan inilah akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para Sahabatnya radhiyallahu anhum, sehingga terbentuklah MEDIA DAKWAH & SOSIAL KHIYAAR TV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here