Beranda Belajar Islam Amalan Mengapa Kita Harus Membaca?

Mengapa Kita Harus Membaca?

1335
0
BERBAGI

Mengapa Kita Harus Membaca?

Setiap manusia memiliki sifat lupa dan salah. Ada sebuah pepatah yang berbunyi:

اَلْإِنْسَانُ مَحَلُ الْخَطَاءِ وَالنِّسْيَانِ
“Manusia itu tempatnya salah dan lupa.”

Ingat, itu adalah pepatah dan bukan hadits Rasulullah! Tapi, ada hadits yang semakna dengan pepatah tersebut, sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

َكُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
“Setiap anak Adam pernah berbuat salah dan sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertaubat dari kesalahannya.”
(HR. Tirmidzi, No.2499, hadits ini hasan)

Melupakan hal yang buruk, itu merupakan suatu kebaikan yang menguntungkan bagi siapa pun. Namun, ketika melupakan hal yang baik, apalagi bernilai ibadah, itu merupakan suatu keburukan yang sangat merugikan bagi siapa pun. Sehingga sangat wajar, banyak terjadinya suatu kesalahan, itu disebabkan karena sifat lupa. Kalau tidak lupa, seseorang akan bisa melakukan hal-hal yang baik untuk dirinya dan meninggalkan hal-hal yang buruk untuk dirinya.

Apakah kita sudah tahu tentang obat yang bisa menyembuhkan penyakit lupa?

Imam Bukhari rahimahullah adalah orang yang sangat kuat ingatan dan hafalannya. Beliau pernah ditanya: Apa obat lupa itu? Lalu beliau menjawab: Senantiasa melihat pada kitab atau tulisan (yaitu selalu membaca dan mengulanginya).”
(Jami Bayani Al-ilmi Wa Fadhlihi, 2;1277)

Ternyata, obat yang bisa menyembuhkan penyakit lupa adalah membaca.

Maka mulai sekarang, mari kita biasakan untuk membaca! Bacalah tulisan-tulisan yang di dalamnya mengandung ilmu yang bermanfaat, yang bisa menambah akidah kita, yang bisa memperbaiki akhlak kita, yang bisa memperbaiki ibadah kita terhadap Allah dan muamalah (interaksi) kita terhadap makhluk Allah! Serta jauhi juga tulisan-tulisan yang tidak berfaedah dan tidak bermanfaat untuk diri kita! Karena berbicara ilmu, tidak bisa diambil dari sembarang orang.

Kita bisa mengetahui mana yang diperintahkan dan dibolehkan hanya dengan ilmu, kita bisa tahu mana yang harus ditinggalkan dan dilarang, hanya dengan ilmu.

Karena dengan ilmu, semua urusan menjadi beres dan mampu terselesaikan dengan cepat dan tepat. Dengan ilmu, kita bisa beribadah dan melakukan amal shalih dengan benar sesuai syariat Islam. Dengan ilmu semuanya akan menjadi indah.

Islam sudah membahas semua permasalahan yang ada dalam kehidupan manusia dan juga memberikan solusinya.

Pertanyaan; Maukah kita membaca dan mempelajarinya?

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
“Ya Allah, kami berlindung kepadaMu dari kesusahan dan kesedihan, lemah dan malas, kikir dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.”
(HR. Bukhari, No.5005)

اَللَّهُمَّ انْفَعْنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا وَعَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْماً
“Ya Allah, berilah kami manfaat dengan sesuatu yang telah Engkau ajarkan kepada kami, ajarilah kami sesuatu yang bermanfaat bagi kami, dan tambahkanlah ilmu kepada kami!”
(HR. Ibnu Majah, No.251)
___
@ Kota Angin Majalengka, Jawa Barat.
15 Dzulhijjah 1439H/27 Agustus 2018M.

Penulis; Abu Humairo Muhamad Fadly

BERBAGI
Artikel sesudahnyaKetika Hidayah Allah Menyapa
Khiyaar TV adalah media dakwah dan sosial yang berada di daerah Cideres, Majalengka, Jawa Barat. Khiyaar TV mulai terbentuk pada 08 Ramadhan 1438H/03 Juni 2017M. Berawal dari satu orang dari kami yang menemani perjalanan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly hafizhahullah mengisi kajian rutin dengan kendaraan pribadi miliknya. Waktu itu Ustadz sedang ada jadwal mengisi kajian daurah Ramadhan di daerah Indramayu (tetangga kota Majalengka). Dari situlah, semuanya bermula. Orang tersebut adalah yang mengenalkan kami dengan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly. Padahal, kami sudah cukup lama tinggal di Majalengka, karena memang sebagian besar dari kami adalah putra asli Majalengka. Namun, kami belum kenal dengan Ustadz, sehingga kami belum tahu adanya majelis ilmu rutin di sekitar Cideres, Majalengka. Alhamdulillah alladzi binimatihi tatimmus shaalihaat, kami sangat bersyukur kepada Allah azza wa jalla, pertemuan kami dengan orang tersebut adalah awal dari pintu kebaikan. Sebab situlah kami kenal dengan Ustadz, mulai bisa merasakan nikmatnya duduk di majelis ilmu dengan rutin dan sampai pada Allah pun mudahkan langkah kebaikan untuk kami, yakni dengan kami pun bisa membuat sebuah komunitas Islam dan media dakwah. Karena kami memiliki cita-cita ingin menjadi makhluk Allah yang bermanfaat untuk makhluk Allah yang lain, maka kami juga membuat berbagai program sosial, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama, dan inilah akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para Sahabatnya radhiyallahu anhum, sehingga terbentuklah MEDIA DAKWAH & SOSIAL KHIYAAR TV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here