Beranda Belajar Islam REPEAT FROM HOME

REPEAT FROM HOME

386
0
BERBAGI

REPEAT FROM HOME

Ayo, saatnya kita murajaah ilmu yang sudah dikaji bersama Ustadz di rumah!

Alhamdulillah alladzi binimatihi tatimmush shalihat, sudah sepekan kita melalui bulan Ramadan. Kemudian sudah sepekan juga kita membahas ilmu-ilmu yang berkaitan dengan bulan Ramadan setiap sore hari menjelang buka puasa di Kajian Petang Ramadan yang disiarkan langsung melalui halaman Facebook Khiyaar TV.

* Pertanyaan:
Mengapa kita harus murajaah?

* Jawaban:
Karena Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّمَا مَثَلُ صَاحِبِ الْقُرْآنِ كَمَثَلِ الْإِبِلِ الْمُعَقَّلَةِ إِنْ عَاهَدَ عَلَيْهَا أَمْسَكَهَا وَإِنْ أَطْلَقَهَا ذَهَبَتْ
“Perumpamaan orang yang hafal Al-quran adalah seperti unta yang diikat. Jika ia tetap diawasi, ia akan tetap terikat, tetapi jika ia dibiarkan maka akan lepas.”
(HR. Muslim, No.1313)

وَإِذَا قَامَ صَاحِبُ الْقُرْآنِ فَقَرَأَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ ذَكَرَهُ وَإِذَا لَمْ يَقُمْ بِهِ نَسِيَهُ
“Jika seorang penghafal Al-quran shalat, lalu dia membaca hafalannya pada malam hari dan siang hari, niscaya dia akan selalu mengingatnya. Namun, jika dia tidak melakukan hal tersebut, niscaya dia akan melupakannya.”
(HR. Muslim, No.1313)

Imam Al-iraqi rahimahullah menjelaskan:
“Nabi mengibaratkan, bahwa mempelajari Al-quran dan membacanya secara terus-menerus itu seperti ikatan yang mencegah unta kabur. Maka selama Al-quran masih terus dijaga, maka hafalannya akan terus ada. Kemudian di dalam hadits ini juga terdapat dorongan untuk selalu mengikat Al-quran dengan terus membacanya dan mempelajarinya, serta ancaman dari melalaikannya hingga lupa tidak membacanya.”
(Tharhu At-tatsrib, 3;101)

Bagi teman-teman yang belum mengetahui informasi Kajian Petang Ramadan, silakan bisa membacanya di sini; https://www.khiyaar.com/1950-jadwal-kajian-petang-ramadan-khiyaartv.html

Bagi teman-teman yang sudah mengikuti Kajian Petang Ramadan sebagiannya atau seluruhnya, tapi catatan faedah ilmu dari kajian tersebut belum banyak, silakan bisa menyimaknya kembali untuk melengkapi faedah ilmu yang bisa dicatat di buku catatannya, yang kemudian bisa diamalkan juga sebagai bekal untuk beribadah kepada Allah di bulan Ramadan dan di bulan selainnya, dengan meng-klik tautan yang ada di bawah ini:

• Siaran Kajian Bagian 1
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2836642286426524&id=357051324728764

• Siaran Kajian Bagian 2
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=368249040761880&id=357051324728764

• Siaran Kajian Bagian 3
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=235937234147400&id=357051324728764

• Siaran Kajian Bagian 4
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=598815257644221&id=357051324728764

• Siaran Kajian Bagian 5
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=707308696680183&id=357051324728764

• Siaran Kajian Bagian 6
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=683092339185657&id=357051324728764

• Siaran Kajian Bagian 7
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=246392220061600&id=357051324728764

Mumpung materi yang dikajinya belum terlalu banyak, jadi tidak terlalu terasa berat untuk kita memurajaahnya!

اَللَّهُمَّ انْفَعْنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا وَعَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْماً
“Ya Allah, berilah kami manfaat dengan sesuatu yang telah Engkau ajarkan kepada kami, ajarilah kami sesuatu yang bermanfaat bagi kami, dan tambahkanlah ilmu kepada kami!”
(HR. Ibnu Majah, No.251)

#KajianPetangRamadan
#KajianKhiyaartv
#DiRumahAja
#RepeatFromHome
#WorkFromHome

•┈┈┈┈•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•┈┈┈┈•
• Website: Khiyaar.com
• YouTube: youtube.com/KhiyaarTV
• Facebook: facebook.com/khiyaartv
• Instagram: instagram.com/khiyaartv
• Streaming: facebook.com/pg/khiyaartv/videos

BERBAGI
Artikel sebelumnyaEbook: Aku Ingin Masuk Surga
Artikel sesudahnyaEbook: Adab Harian Islam
Khiyaar TV adalah media dakwah dan sosial yang berada di daerah Cideres, Majalengka, Jawa Barat. Khiyaar TV mulai terbentuk pada 08 Ramadhan 1438H/03 Juni 2017M. Berawal dari satu orang dari kami yang menemani perjalanan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly hafizhahullah mengisi kajian rutin dengan kendaraan pribadi miliknya. Waktu itu Ustadz sedang ada jadwal mengisi kajian daurah Ramadhan di daerah Indramayu (tetangga kota Majalengka). Dari situlah, semuanya bermula. Orang tersebut adalah yang mengenalkan kami dengan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly. Padahal, kami sudah cukup lama tinggal di Majalengka, karena memang sebagian besar dari kami adalah putra asli Majalengka. Namun, kami belum kenal dengan Ustadz, sehingga kami belum tahu adanya majelis ilmu rutin di sekitar Cideres, Majalengka. Alhamdulillah alladzi binimatihi tatimmus shaalihaat, kami sangat bersyukur kepada Allah azza wa jalla, pertemuan kami dengan orang tersebut adalah awal dari pintu kebaikan. Sebab situlah kami kenal dengan Ustadz, mulai bisa merasakan nikmatnya duduk di majelis ilmu dengan rutin dan sampai pada Allah pun mudahkan langkah kebaikan untuk kami, yakni dengan kami pun bisa membuat sebuah komunitas Islam dan media dakwah. Karena kami memiliki cita-cita ingin menjadi makhluk Allah yang bermanfaat untuk makhluk Allah yang lain, maka kami juga membuat berbagai program sosial, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama, dan inilah akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para Sahabatnya radhiyallahu anhum, sehingga terbentuklah MEDIA DAKWAH & SOSIAL KHIYAAR TV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here