Beranda Program Khiyaar TV Mengenal Angkringan Ginastel “Khiyaarinaa” #01

Mengenal Angkringan Ginastel “Khiyaarinaa” #01

99
0
BERBAGI

 

Sudah tahu belum?

Teman-teman sudah tahu, kalau di Angkringan Ginastel “Khiyaarinaa” #01 ada apa saja?

1. Ada menu makanan serta minuman khas Yogyakarta dan Solo.
2. Ada sambal, dan boleh ambil sepuasnya.
3. Ada air bening, dan boleh minta secukupnya.
4. Ada lahan parkir kendaraan yang cukup luas.
5. Ada tempat duduk dan lahan untuk lesehan yang lumayan luas.
6. Ada tikar yang cukup lebar dan banyak untuk lesehan.
7. Ada masjid terdekat, dan akses pinggir jalan utama Sumber-Plered.
8. Ada harga yang sangat murah untuk setiap menu, buktinya nasi kucing saja cuma 2.500,-/porsi.
9. Ada sebelum Maghrib dan tutup sebelum Shubuh.
10. Ada kesempatan untuk teman-teman berinvestasi atau berinfak guna mengembangkan unit usaha ini sebagai sarana penunjang kebutuhan operasional dakwah serta sosial dari media Khiyaar TV.

Catatan:
• Keterangan gambar untuk setiap informasi di atas bisa dilihat di sini.
• Keterangan untuk informasi nomor 3, itu termasuk sarana mengamalkan sunnah, berdasarkan hadits hasan yang menjelaskan tentang anjuran berkumur setelah minum susu atau mengonsumsi sesuatu yang mengandung lemak.

Sebagaimana Sahabat Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhuma bercerita:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَرِبَ لَبَنًا فَمَضْمَضَ وَقَالَ إِنَّ لَهُ دَسَمًا
“Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah meminum susu, lalu berkumur-kumur. Beliau bersabda; Sesungguhnya ia mengandung lemak.”
(HR. Imam Bukhari, no.5179)

Imam Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan:
“Dalam hadits tersebut terdapat penjelasan tentang alasan dari anjuran berkumur-kumur setelah minum susu yaitu karena mengandung lemak. Sehingga dianjurkan juga untuk berkumur-kumur setelah mengonsumsi segala sesuatu yang mengandung lemak.”
(Fathu Al-Bari, hlm.374)

Penjelasan beliau tersebut juga sesuai dengan analisa para ahli kesehatan, karena sebagian dokter berpendapat:
“Bahwa terlalu banyak minum susu dapat merusak gigi dan gusi. Oleh sebab itu, sebaiknya berkumur-kumur dengan air sesudah minum susu.”

Dalam riwayat lain, Sahabat Abdullah bin Abbas bercerita:

دَخَلْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَخَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ عَلَى مَيْمُونَةَ فَجَاءَتْنَا بِإِنَاءٍ فِيهِ لَبَنٌ فَشَرِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا عَلَى يَمِينِهِ وَخَالِدٌ عَلَى شِمَالِهِ فَقَالَ لِي الشَّرْبَةُ لَكَ فَإِنْ شِئْتَ آثَرْتَ بِهَا خَالِدًا فَقُلْتُ مَا كُنْتُ أُوثِرُ عَلَى سُؤْرِكَ أَحَدًا ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَطْعَمَهُ اللَّهُ الطَّعَامَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ وَمَنْ سَقَاهُ اللَّهُ لَبَنًا فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ شَيْءٌ يُجْزِئُ مَكَانَ الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ غَيْرُ اللَّبَنِ
“Aku bersama Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan Khalid bin Al Walid menemui Maimunah. Kemudian Maimunah datang kepada kami sambil membawa bejana yang berisi susu, lalu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam minum, sementara aku berada di sebelah kanannya dan Khalid berada di sebelah kirinya. Kemudian beliau berkata; Jatah minum selanjutnya adalah untukmu. Jika kamu berkenan, maka dahulukanlah Khalid! Maka aku berkata; Aku tidak akan mendahulukan bekasmu kepada seorang pun. Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda; Barang siapa yang Allah beri makan, hendaknya dia berdoa; ALLAAHUMMA BAARIK LANAA FIIHI WA ATH’IMNAA KHAIRAN MINHU (Ya Allah, berkahilah kami padanya dan berilah kami makan yang lebih baik darinya)! Dan barang siapa yang Allah beri minum susu, maka hendaknya dia berdoa; ALLAAHUMMA BAARIK LANAA FIIHI WA ZIDNAA MINHU (Ya Allah, berkahilah kami padanya dan tambahkanlah darinya)! Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda; Tidak ada sesuatu yang bisa menggantikan makan dan minum, selain susu.”
(HR. At Tirmidzi, no.3377. Syaikh Al-Albani menyatakan hadits ini hasan)

Lokasi: https://goo.gl/maps/FCZqD9qbSqU5xCvz9

Lalu, teman-teman sudah mampir ke sini belum?
___
✍🏻 Admin Khiyaar TV
@khiyaartv @ Jl. Fatahillah, Megu Gede, Kab. Cirebon

BERBAGI
Artikel sebelumnyaMengenal Angkringan Ginastel “Khiyaarinaa”
Artikel sesudahnyaPembukaan Angkringan Ginastel Khiyaarinaa #03
Khiyaar TV adalah media dakwah dan sosial yang berada di daerah Cideres, Majalengka, Jawa Barat. Khiyaar TV mulai terbentuk pada 08 Ramadhan 1438H/03 Juni 2017M. Berawal dari satu orang dari kami yang menemani perjalanan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly hafizhahullah mengisi kajian rutin dengan kendaraan pribadi miliknya. Waktu itu Ustadz sedang ada jadwal mengisi kajian daurah Ramadhan di daerah Indramayu (tetangga kota Majalengka). Dari situlah, semuanya bermula. Orang tersebut adalah yang mengenalkan kami dengan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly. Padahal, kami sudah cukup lama tinggal di Majalengka, karena memang sebagian besar dari kami adalah putra asli Majalengka. Namun, kami belum kenal dengan Ustadz, sehingga kami belum tahu adanya majelis ilmu rutin di sekitar Cideres, Majalengka. Alhamdulillah alladzi binimatihi tatimmus shaalihaat, kami sangat bersyukur kepada Allah azza wa jalla, pertemuan kami dengan orang tersebut adalah awal dari pintu kebaikan. Sebab situlah kami kenal dengan Ustadz, mulai bisa merasakan nikmatnya duduk di majelis ilmu dengan rutin dan sampai pada Allah pun mudahkan langkah kebaikan untuk kami, yakni dengan kami pun bisa membuat sebuah komunitas Islam dan media dakwah. Karena kami memiliki cita-cita ingin menjadi makhluk Allah yang bermanfaat untuk makhluk Allah yang lain, maka kami juga membuat berbagai program sosial, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama, dan inilah akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para Sahabatnya radhiyallahu anhum, sehingga terbentuklah MEDIA DAKWAH & SOSIAL KHIYAAR TV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here