Beranda Belajar Islam Amalan Ada Apa Dengan Buah-Buahan?

Ada Apa Dengan Buah-Buahan?

115
0
BERBAGI

Ada Apa Dengan Buah-Buahan?

Menurut survei, saat ini kualitas pangan kita sangat lemah, hingga berada di urutan 74 dari 105 negara yang diranking oleh The Economist pada beberapa waktu lalu. Sangat mungkin hal tersebut disebabkan karena adanya kekeliruan dalam memilih komposisi bahan makanan pokok yang dikonsumsi.

Mungkin selama ini, kita terlalu fokus pada bahan pokok dari jenis serelia (tanaman rumput-rumputan yang bijinya digunakan sebagai makanan manusia) seperti padi dan gandum, kemudian jenis umbi-umbian seperti singkong, dan ekstrak tepung seperti sagu.

Lalu, bagaimana dengan buah-buahan? Justru selama ini tidak dianggap sebagai bahan makanan pokok, padahal buah-buahan ini paling banyak disebut di dalam Al-Quran, yang telah Allah jadikan untuk makanan manusia di dunia ataupun di Surga.

Ternyata terdapat lebih dari 60 ayat di dalam Al-Quran yang membahas buah-buahan dari berbagai sisinya. Sementara, kurang dari 10 ayat terkait dengan biji-bijian yang terdiri dari serelia dan kacang-kacangan. Sedangkan, untuk umbi-umbian dan makanan dari batang pohon sagu malah kami belum menemukan ayatnya yang sesuai, meskipun kami juga yakin ada penjelasannya di dalam Al-Quran, karena salah satu sifat Al-Quran adalah menjelaskan segala sesuatu.

Dengan adanya sekitar 60 ayat dalam Al-Quran yang membahas buah-buahan, hal tersebut sangat menguatkan pernyataan, bahwa sesungguhnya bahan makan utama manusia yang seharusnya dominan dikonsumsi adalah dari jenis buah-buahan, sedangkan yang lain sifatnya hanya melengkapi, bukan sebaliknya.

Dalam tulisan ini, insyaallah akan membahas tentang buah-buahan dalam dua sisi penjelasan, yakni berdasarkan syariat dan medis.

A. BERDASARKAN SYARIAT

1. Sebagai Simbol Rezeki.
Allah azza wa jalla berfirman;

وَاِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا بَلَدًا اٰمِنًا وَّا رْزُقْ اَهْلَهٗ مِنَ الثَّمَرٰتِ مَنْ اٰمَنَ مِنْهُمْ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ ۗ قَالَ وَمَنْ كَفَرَ فَاُمَتِّعُهٗ قَلِيْلًا ثُمَّ اَضْطَرُّهٗۤ اِلٰى عَذَابِ النَّارِ ۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ‏
“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berdoa: Ya Rabbku, jadikanlah negeri Mekah ini, negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, Dia (Allah) berfirman: Dan kepada orang yang kafir akan Aku beri kesenangan sementara, kemudian akan Aku paksa dia ke dalam adzab Neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.”
(Surat Al-Baqarah: ayat 126)

رَبَّنَاۤ اِنِّيْۤ اَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِيْ بِوَادٍ غَيْرِ ذِيْ زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ ۙ رَبَّنَا لِيُقِيْمُوْا الصَّلٰوةَ فَاجْعَلْ اَفْـئِدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِيْۤ اِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِّنَ الثَّمَرٰتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُوْنَ
“Ya Rabb, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak memiliki tanam-tanaman di dekat rumahMu (Baitullah) yang dihormati, ya Rabb yang demikian itu agar mereka melaksanakan sholat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.”
(Surat Ibrahim: ayat 37)

وَقَالُوْۤا اِنْ نَّـتَّبِعِ الْهُدٰى مَعَكَ نُـتَخَطَّفْ مِنْ اَرْضِنَا ۗ اَوَلَمْ نُمَكِّنْ لَّهُمْ حَرَمًا اٰمِنًا يُّجْبٰۤى اِلَيْهِ ثَمَرٰتُ كُلِّ شَيْءٍ رِّزْقًا مِّنْ لَّدُنَّا وَلٰـكِنَّ اَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ
“Dan mereka berkata: Jika kami mengikuti petunjuk bersamaMu, niscaya kami akan diusir dari negeri kami. Allah berfirman: Bukankah Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam tanah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat tersebut buah-buahan dari segala macam tumbuh-tumbuhan sebagai rezeki bagi kalian dari sisi Kami? Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.”
(Surat Al-Qashash: ayat 57)

2. Sebab Tidak Kelaparan.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda;

لَا يَجُوعُ أَهْلُ بَيْتٍ عِنْدَهُمْ التَّمْرُ
“Tidak akan lapar penghuni rumah yang memiliki kurma.”
(HR. Imam Muslim, no.3811)

يَا عَائِشَةُ بَيْتٌ لَا تَمْرَ فِيهِ جِيَاعٌ أَهْلُهُ يَا عَائِشَةُ بَيْتٌ لَا تَمْرَ فِيهِ جِيَاعٌ أَهْلُهُ أَوْ جَاعَ أَهْلُهُ قَالَهَا مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا
“Wahai Aisyah! Rumah yang di dalamnya tidak ada kurma, maka penghuninya akan lapar. Wahai Aisyah! Rumah yang di dalamnya tidak ada kurma, maka penghuninya akan lapar.”
(HR. Imam Muslim, no.3812)

بَيْتٌ لَا تَمْرَ فِيهِ جِيَاعٌ أَهْلُهُ
“Rumah yang tidak ada kurma di dalamnya, maka penghuninya adalah orang-orang yang lapar.”
(HR. Abu Dawud, no.3335)

3. Tersedia Di Seluruh Dunia.
Allah azza wa jalla berfirman:

وَالْاَرْضَ وَضَعَهَا لِلْاَ نَامِ ۙ فِيْهَا فَاكِهَةٌ وَّالنَّخْلُ ذَاتُ الْاَ كْمَامِ ۖ وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ ۚ فَبِاَيِّ اٰلَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
“Dan bumi telah dibentangkanNya untuk makhlukNya. Di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang, dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum aromanya. Maka nikmat Rabbmu yang manakah yang kamu dustakan?”
(Surat Ar-Rahman: ayat 10-13)

وَمَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمُ ابْتِغَآءَ مَرْضَاتِ اللّٰهِ وَتَثْبِيْتًا مِّنْ اَنْفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ بِۢرَبْوَةٍ اَصَابَهَا وَابِلٌ فَاٰتَتْ اُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ ۚ فَاِنْ لَّمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ ۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ
“Dan perumpamaan orang-orang yang menginfaqkan hartanya untuk mencari ridha Allah dan untuk memperteguh jiwa mereka, yaitu seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun tersebut menghasilkan buah-buahan dua kali lipat (lebih banyak), jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka embun pun memadai. Allah maha melihat apa yang kalian kerjakan.”
(Surat Al-Baqarah: ayat 265)

وَهُوَ الَّذِيْ يُرْسِلُ الرِّيٰحَ بُشْرًۢا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهٖ ۗ حَتّٰۤى اِذَاۤ اَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنٰهُ لِبَلَدٍ مَّيِّتٍ فَاَنْزَلْنَا بِهِ الْمَآءَ فَاَخْرَجْنَا بِهٖ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ ۗ كَذٰلِكَ نُخْرِجُ الْمَوْتٰى لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
“Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmatNya (hujan), sehingga apabila angin tersebut membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah tersebut. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan tersebut berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kalian bisa mengambil pelajaran.”
(Surat Al-Araf: ayat 57)

4. Termasuk Produk Allah.
Allah azza wa jalla berfirman;

اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَاَنْزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَاَ خْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّـكُمْ ۚ وَسَخَّرَ لَـكُمُ الْـفُلْكَ لِتَجْرِيَ فِى الْبَحْرِ بِاَمْرِهٖ ۚ وَسَخَّرَ لَـكُمُ الْاَ نْهٰرَ ۚ 
“Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air (hujan) dari langit, kemudian dengan (air hujan) itu Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untuk kalian. Dan Dia telah menundukkan kapal bagi kalian agar berlayar di lautan dengan kehendakNya, dan Dia telah menundukkan sungai-sungai bagi kalian.”
(Surat Ibrahim: ayat 32)

وَهُوَ الَّذِيْۤ اَنْشَاَ جَنّٰتٍ مَّعْرُوْشٰتٍ وَّغَيْرَ مَعْرُوْشٰتٍ وَّالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا اُكُلُهٗ وَا لزَّيْتُوْنَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهًا وَّغَيْرَ مُتَشَا بِهٍ ۗ كُلُوْا مِنْ ثَمَرِهٖۤ اِذَاۤ اَثْمَرَ وَاٰتُوْا حَقَّهٗ يَوْمَ حَصَادِهٖ ۖ وَلَا تُسْرِفُوْا ۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ ۙ 
“Dan Dia (Allah) yang menjadikan tanaman-tanaman yang merambat dan yang tidak merambat, pohon kurma, tanaman yang beraneka ragam rasanya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak serupa (rasanya). Makanlah buahnya apabila ia berbuah dan berikanlah haknya (zakat) pada waktu memetik hasilnya, tapi janganlah berlebih-lebihan! Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”
(Surat Al-Anam: ayat 141)

وَ فِى الْاَرْضِ قِطَعٌ مُّتَجٰوِرٰتٌ وَّجَنّٰتٌ مِّنْ اَعْنَابٍ وَّزَرْعٌ وَّنَخِيْلٌ صِنْوَانٌ وَّغَيْرُ صِنْوَانٍ يُّسْقٰى بِمَآءٍ وَّاحِدٍ ۗ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلٰى بَعْضٍ فِى الْاُكُلِ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّـقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
“Dan di bumi terdapat bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman, pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama, tetapi Kami lebihkan tanaman yang satu dari yang lainnya dalam hal rasanya. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang mengerti.”
(Surat Ar-Radu: ayat 4)

5. Termasuk Tanaman Surga.
Allah azza wa jalla berfirman:

مُتَّكِــئِيْنَ عَلٰى فُرُشٍۢ بَطَآئِنُهَا مِنْ اِسْتَبْرَقٍ ۗ وَجَنَاالْجَـنَّتَيْنِ دَانٍ ۚ 
“Mereka bersandar di atas permadani yang bagian dalamnya dari sutra tebal. Dan buah-buahan di kedua Surga itu dapat dipetik dari dekat.”
(Surat Ar-Rahman: ayat 54)

وَدَانِيَةً عَلَيْهِمْ ظِلٰلُهَا وَذُلِّلَتْ قُطُوْفُهَا تَذْلِيْلًا
“Dan naungan pepohonannya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik buahnya.”
(Surat Al-Insan: ayat 14)

وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ۗ كُلَّمَا رُزِقُوْا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِّزْقًا ۙ قَالُوْا هٰذَا الَّذِيْ رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَاُتُوْا بِهٖ مُتَشَابِهًا ۗ وَلَهُمْ فِيْهَاۤ اَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ ۙ وَّهُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
“Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, bahwa untuk mereka disediakan Surga-Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari Surga, mereka berkata: Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu. Mereka telah diberi buah-buahan yang serupa. Dan di sana mereka memperoleh pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya.”
(Surat Al-Baqarah: ayat 25)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sadi rahimahullah menjelaskan;
“Ada yang berpendapat maknanya adalah serupa dalam namanya, tapi berbeda rasanya. Ada yang berpendapat serupa dalam warnanya, tapi berbeda namanya. Ada juga yang berpendapat semua buah-buahan di Surga serupa satu sama lainnya dalam keindahan, kelezatan dan kenikmatannya, mungkin saja pendapat terakhir ini yang benar.”
(Taisiru Al-Karimi Ar-Rahman, hlm.46)

Catatan: Ayat-ayat Al-Quran di atas hanya sebagian dari penjelasan yang tercantum dalam Al-Quran. Karena secara umum, sangat banyak ayat-ayat yang semakna dengan ayat-ayat yang sudah tercantum di atas, sehingga kami hanya mencantumkan beberapa ayat yang semakna. Selain itu, ada banyak juga ayat-ayat Al-Quran yang menjelaskan tentang buah-buahan dari sisi yang lainnya.

B. BERDASARKAN MEDIS

1. Bermanfaat Untuk Tubuh.
Di antara manfaat buah-buahan untuk tubuh manusia adalah;
– Sebagai sumber vitamin.
– Sebagai sumber air.
– Sebagai sumber gizi.
– Sebagai sumber antioxidan.
– Sebagai sumber energi.
– Sebagai sumber nutrisi.
– Sebagai sumber enzim.
– Sebagai sumber obat dari berbagai penyakit.
– Sebagai sumber penurunan berat badan.
(ilmusupertop.blogspot.com)

2. Memiliki Banyak Manfaat.
Di antara manfaatnya adalah;
– Mencegah obesitas dan menjaga berat badan yang ideal.
– Menurunkan kadar kolesterol.
– Menurunkan tekanan darah.
– Menurunkan risiko penyakit, seperti diabetes tipe 2, stroke, penyakit jantung, kanker dan hipertensi.
– Kandungan serat pada buah membantu mencegah dan mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit.
– Menjaga kesehatan mata dan mencegah penyakit mata terkait penuaan, katarak, dan degenerasi makula (gangguan penglihatan pada orang tua).
(alodokter.com)

3. Memiliki Banyak Kandungan.
Di antara kandungnya adalah;
– Alpukat.
Mengandung lemak sehat oleat atau omega 9, vitamin e, zat besi, tembaga, kalium, serat, asam folat, dan vitamin b6. Dapat membantu pembentukan sel darah merah, melembutkan dan mengencangkan kulit melalui pembentukan kolagen, memcegah anemia, membentuk reaksi basa sehingga kekebalan tubuh meningkat, mengendalikan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), membantu meringankan luka lambung dan radang usus besar.

– Anggur.
Mengandung gula alami levilosa, magnesium, fruktosa, zat besi, dan aneka antioksidan. Dapat meningkatkan fungsi ginjal dan pencernaan, memacu proses pembuangan racun dalam hati, memperbaiki kekebalan tubuh, membantu pembentukan sel darah merah, dan mencegah anemia, penyedia energi, memacu peremajaan sel.

– Apel.
Mengandung serat dan pektin, vitamin c, kuersetin. Dapat menjadi pembersih racun dalam usus, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah flu dan penyakit infeksi lainnya, menjaga kesehatan mata, mengendalikan tekanan darah dan kadar gula darah, mengurangi resiko stroke dan serangan jantung, menurunkan resiko kanker, untuk mengatasi diare maupun sembelit.

– Jambu biji.
Mengandung vitamin c, kalium, kalsium, fosfor, sulfur, klorin, pektin. Dapat menaikan kekebalan tubuh, menggiatkan sistem limfatik dan mengatasi kanker, mencegah keropos tulang dengan cara membantu penyerapan mineral.

– Jeruk lemon.
Mengandung bioflavonoid, terpen, limonen, kalium, magnesium, kalsium, fosfor, tembaga, zat besi, vitamin c, dan vitamin b1. Dapat meningkatkan fungsi hati dan ginjal untuk membuang racun, mengaktifkan fungsi otak, membuat rileks, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi flu dan demam, memperkecil resiko kanker.

– Kiwi.
Mengandung vitamin c, serat dan pektin, betakoroten, vitamin e, kalium. Dapat mengendalikan hipertensi, mengurangi resiko stroke dan jantung, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi anemia.

– Mangga.
Mengandung gula buah, asam lagat, vitamin c, betakaroten. Dapat memperbaiki pencernaan, menggiatkan fungsi pembersihan racun dalam tubuh, menyusutkan risiko stroke dan serangan jantung, meredakan bau badan.

– Pisang.
Mengandung serat dan pektin, kalium, gula buah mudah cerna. Dapat memperbaiki pencernaan makanan alami bagi bakteri didalam usus besar, mengatasi sembelit dan diare serta gangguan lambung, meredakan tekanan darah tinggi, memulihkan kesehatan sehabis sakit, menyusutkan resiko stroke dan jantung.

– Semangka.
Mengandung kalium, natrium, betakaroten, sitrulin. Dapat meningkatkan kekebalan tubuh lewat kemampuannya sebagai pembentuk basa, memacu pembuangan racun dalam tubuh, dan menggiatkan peremajaan sel.

– Tomat.
Mengandung vitamin c, betakaroten, lutein, likopen, asam kumarat, serat, dan pektin. Dapat meningkatkan peremajaan sel, menurunkan resiko kanker dan membantu mengatasi kanker, menggiatkan fungsi hati, dapat mengaggalkan pembentukan kerak lemak pada dinding pembulu darah.
(kompasiana.com)

• Selain itu, terdapat juga penjelasan kandung dan manfaat lainnya pada situs yang berbeda, di antaranya;

– Apel.
Manfaat buah apel dipercaya dapat menurunkan kolesterol dan membantu membersihkan kotoran-kotoran yang tersisa di usus besar. Agar mendapatkan manfaat apel dengan maksimal, disarankan mengonsumsi buah apel dengan kulitnya, karena kulit apel mengandung banyak serat dan antioksidan.

Selain itu, kandungan pektin pada apel dapat memberi nutrisi bagi bakteri baik di dalam saluran pencernaan, sehingga membantu memelihara kelancaran fungsi pencernaan tubuh. Manfaat buah ini juga berguna bagi kita yang ingin menurunkan berat badan.

– Jeruk.
Manfaat buah jeruk yang berguna bagi kesehatan karena mengandung vitamin c. Vitamin c sendiri memiliki manfaat untuk menstimulasi sistem kekebalan, mengatasi lendir di tenggorokan dan rongga hidung.

Karena jeruk menjadi sumber serat yang sangat baik, dan jeruk juga dipercaya dapat mencegah sindrom iritasi usus besar. Selain itu, jeruk juga merangsang produksi cairan dan memperbaiki pencernaan. Bagi kita yang memiliki gangguan lambung, pilihlah jeruk yang tidak terlalu asam.

– Pisang.
Manfaat buah pisang yang bisa kita dapatkan adalah mencegah peradangan pada lambung. Kandungan nutrisi pada pisang dapat melapisi dinding-dinding lambung yang pada akhirnya membentuk lapisan antiradang.

Selain itu, karena adanya kandungan antioksidan di dalam pisang, khasiat yang bisa kita dapatkan adalah menangkal efek kerusakan jaringan dan sel tubuh. Bagi kita yang sedang menjalan program diet, kita harus mendapatkan manfaat buah pisang, karena buah ini membuat kenyang lebih lama.

– Alpukat.
Mengonsumsi alpukat disertai dengan pola makan yang sehat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Manfaat buah ini pada akhirnya dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

– Blewah.
Bagi kita yang memiliki riwayat penyakit hipertensi, mengonsumsi buah blewah secara rutin dapat membantu mengendalikan tekanan darah tinggi. Kandungan kalium pada blewah dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan otot. Manfaat buah ini yang juga bisa kita dapatkan adalah dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh, karena blewah mengandung 90 persen air.

– Kurma.
Manfaat buah kurma dapat memperlancar pencernaan, karena kandungan seratnya yang tinggi. Dengan kandungan serat yang tinggi, khasiat yang bisa didapatkan adalah dapat mencegah datangnya sembelit. Selain itu, buah kurma juga dapat membantu mengontrol gula darah, karena indeks glikemik yang rendah dan berfungsi sebagai antioksidan.

– Pir.
Buah pir kaya akan kandungan vitamin c dan vitamin k. Tingginya kandungan vitamin c tentu akan sangat baik bagi sistem imun tubuh dan membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih baik, sehingga produksi sel darah merah menjadi lebih baik.

– Tomat.
Tomat mengandung antioksidan alami bernama likopen. Likopen diduga mampu meningkatkan kemampuan kulit untuk melindungi diri dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya dan membantu menjaga kulit tampak awet muda.

Selain itu, manfaat buah tomat lainnya adalah merangsang antioksidan dan kolagen yang membantu mencegah kerusakan kulit oleh polusi dan sinar matahari.

– Kelengkeng.
Manfaat buah kelengkeng yaitu dapat membantu menyembuhkan luka dengan cepat. Hal ini dikarenankan buah kelengkeng mengandung polifenol yang dapat membantu mencegah kerusakan sel-sel dalam tubuh dan menangkal serangan radikal bebas.

– Belimbing.
Berbagai macam nutrisi yang ada pada belimbing menunjukkan efek penurun kolesterol, karena bisa meningkatkan pembuangan kolesterol jahat, asam empedu dan lipid melalui kotoran.

Selain itu, manfaat buah ini juga dapat membantu menghilangkan racun dari tubuh dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari risiko terkena kanker.

– Semangka.
Semangka mengandung vitamin a, vitamin c, serta antioksidan likopen yang dibutuhkan oleh tubuh. Antioksidan dapat membantu tubuh melawan radikal bebas penyebab kanker. Selain itu, vitamin c dan likopen juga mampu mengurangi risiko munculnya kanker prostat, dan menurunkan risiko terjadinya penyakit kronis.

– Nanas.
Kandungan pada nanas dapat berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel kulit dari kerusakan terhadap sinar UV.

Selain itu, nanas juga meningkatkan kepadatan tulang dan mineral secara keseluruhan, sehingga mencegah osteoporosis.

– Kelapa.
Pada dasarnya, nutrisi yang terkandung di dalam buah kelapa bisa didapat dari semua bagiannya, seperti daging buah dan air kelapa, bahkan setelah diolah menjadi santan dan minyak kelapa.

Air kelapa diyakini bisa menurunkan kolesterol dan trigliserida, sehingga bisa membantu mengurangi risiko gangguan jantung. Dagingnya bisa mengurangi luka pada permukaan lambung dan melawan bakteri dan virus. Sementara minyak kelapa memiliki efek antijamur dan bisa melembapkan kulit kering.
(doktersehat.com)

4. Mengenal Kandungan Buah.
Di antara istilah kandungan manfaat yang terdapat pada buah-buahan dan makanan secara umum yang perlu kita ketahui, agar kita dapat memanfaatkan buah-buahan dan makanan dengan tepat adalah;

a. Zat makanan bergizi.

Banyak orang yang sudah mengetahui, bahwa di dalam buah-buahan terdapat zat makanan yang mengandung gizi seperti karbonhidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Masing-masing buah mengandung kompenen zat gizi yang berbeda-beda. Di dalam buku karangan Nurheti Yuliarti: 1001 Khasiat Buah-Buahan, kandungan gizi utama dalam buah adalah vitamin dan mineral. Vitamin yang terdapat dalam buah dan juga sayuran adalah pro vitamin a, vitamin c, k, e, dan berbagai kelompok vitamin B kompleks. Selain itu, buah juga kaya akan berbagai jenis mineral, di antaranya kalium (K), kalsium (Ca), natrium (Na), zat besi (Fe), magnesium (Mg), seng (Zn), selenium (Se), dan Boron ( Bo). 

– Karbohidrat.
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Zat ini berfungsi sebagai sumber energi untuk aktivitas otak, pembentukkan sel darah merah dan sistem saraf, serta membantu dalam proses metabolisme protein dan lemak. Karbohidrat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat kompleks yang terdiri dari poliksakardia (pati, dekstrin, dan glikogen) serta serat. Sementara karbohidrat sederhana terdiri dari monosakarida (glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa, dan pentosa), disakarida (sukrosa, maltosa, laktosa, dan trebalosa), gula alkohol (sorbitol, manitol, dan inositol), serta oligosakarida (rafinosa, stakiosa, verbaskosa, dan fruktan). Karbohidrat yang terdapat dalam buah umumnya banyak mengandung pati dan selulosa.

– Lemak.
Lemak merupakan sumber energi tubuh. Kandungan lemak pada buah dan sayuran umumnya sedikit. Asam lemak yang terdapat dalam bahan pangan nabati biasanya berupa asam lemak tidak jenuh. Asam lemak tidak jenuh ini merupakan komponen membran syaraf dan senyawa yang menyerupai hormon. Selain itu, penting juga untuk proteksi terapi penyakit jantung serta kanker. Berbagai jenis buah yang mengandung lemak, misalnya alpukat.

– Protein.
Protein berfungsi sebagai bahan dasar pembentuk sel-sel dan jaringan tubuh. Selain itu, protein juga berperan dalam proses pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan. Protein merupakan molekul besar yang terdiri dari rangkaian asam amino. Tanaman pangan sering kekurangan satu atau lebih asam amino esensial, maka penting untuk dikombinasikan dengan jenis protein lain, sehingga satu dengan yang lain bersifat saling melengkapi.

– Vitamin.
Vitamin adalah zat-zat organik kompleks yang dibutuhkan dalam jumlah yang sangat kecil. Di dalam tubuh, vitamin berperanan sebagai zat pengatur. Vitamin dikelompokkan menjadi dua, yakni vitamin yang larut lemak dan vitamin yang larut air. Vitamin yang larut lemak adalah vitamin a, d, e, dan k.

b. Zat makanan non gizi.

Yang termasuk zat makanan non gizi di antaranya: Serat makanan (dietary fiber), enzim, pigmen, (karoten, klorofil, flavonoid), senyawa yang menyerupai vitamin dan mineral, dan substansi zat makanan minor.

– Serat makanan.
Sebagian besar serat pada dinding tanaman terdiri dari zat-zat yang larut dalam air. Selain daya kerja yang sama dengan serat yang tidak larut, serat jenis ini dapat berfungsi sebagai penurun kolesterol, serat jenis ini juga akan membentuk gel, sehingga lambung cepat penuh dan menyebabkan cepat kenyang yang disebabkan karena kemampuannya menyerap air. Sebagian besar serat makanan yang terdapat dalam buah-buahan berupa pektin. Pektin terdapat pada semua dinding sel tanaman dan kulit paling luar dari buah-buahan dan sayur-sayuran. Pektin memiliki kemampuan membentuk gel karenanya dipergunakan dalam pembuatan jeli atau jam. Kemampuannya membentuk gel ini memiliki pengaruh yang baik dalam penurunan kolesterol.

– Enzim.
Enzim akan bekerja sama dengan vitamin untuk mempercepat reaksi kimia. Enzim terdapat dalam jumlah banyak dalam makanan segar, karena sangat sensitif terhadap panas dan akan rusak selama pemasakan ataupun pasteurisasi. Enzim utama dalam buah dan sayuran adalah sintetase dan hidrolase.

– Pigmen.
Karoten atau karotenoid merupakan pigmen yang paling banyak tersebar secar alami. Karoten dikenal mempunyai kemampuan mengonversi menjadi vitamin a dan sebagai antioksidan. Sumber karoten yang utama adalah sayuran berdaun hijau, seperti kangkung, bayam, daun singkong, daun pepaya, dan semisalnya. Karoten juga terdapat pada buah-buahan berwarna kuning orange, seperti pepaya, mangga, wortel, labu, dan semisalnya. Minum jus yang mengandung karoten tinggi lebih menguntungkan dibandingkan meminum suplemen yang kaya akan betakaroten atau memakan makanan utuh yang tinggi karoten, karena bentuk segar memecahkan sel-sel membran, sehingga zat-zat gizi lebih mudah diserap.

Flavonoid merupakan kelompok pigmen tanaman yang memberikan perlindungan terhadap serangan radikal bebas yang merusak. Senyawa ini berperan dalam memberikan pada buah dan bunga. Beberapa fungsi flavonoid di antaranya meningkatkan kadar vitamin c dalam tubuh, mengurangi kebocoran dan pecahnya pembuluh darah kecil, melindungi kerusakan akibat serangan radikal bebas dan memperkuat struktur persendian. Beberapa flavonoid berfungsi sebagai antialergi misalnya quercetin. Quercetin memiliki kemampuan sebagai antioksidan yang mengurangi pengeluaran histamin dan zat-zat alergi lainnya.

Klorofil adalah pigmen tanaman berwarna hijau yang ada dalam kloroplas tanaman. Seperti pigmen tanaman yang lainnya, klorofil juga berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker. Dianjurkan agar klorofil ditambahkan dalam makanan-makanan tertentu. Seperti halnya makanan, aroma tembakau dan tembakau kunyah dapat mengurangi risiko kanker. Anjuran lainnya adalah dengan makanan sehari-hari, sayuran hijau seperti seledri, bayam, daun pepaya, dan bit hijau kaya akan klorofil, karoten, dan mineral seperti kalsium. Oleh karena itu, sayuran hijau ini perlu dikonsumsi setiap hari untuk mengimbangi makanan yang digoreng, dibakar, ataupun dipanggang.

c. Zat-zat yang menyerupai vitamin.

Beberapa zat makanan bereaksi sama dengan vitamin, yakni berfungsi sebagai katalisator reaksi kimia dalam tubuh. Alasan zat-zat ini tidak dimasukkan ke dalam vitamin adalah karena zat-zat ini merupakan kelompok makanan yang non esensial. Yang termasuk dalam golongan ini adalah karnitin, kholin, koenzim Q10, dan inositol.

– Karnitin.
Karnitin berfungsi merangsang pemecahan asam lemak rantai panjang oleh mitokondria. Kekurangan karnitin menyebabkan penurunan kadar asam lemak dalam mitokondria dan mengurangi produksi energi untuk sel.

– Kholin.
Kholin dalam bentuk phosphatidylcholine (lesitin) dan sphingomyelin mempunyai fungsi penting dalam pembuatan komponen utama membran. Kholin juga dibutuhkan dalam metabolisme lemak. Dalam sebuah percobaan, hewan yang diberi makanan yang kekurangan kholin ternyata mengalami penyakit hati dan ginjal. Kholin terdapat dalam biji-bijian dan kacang-kacangan sebagai lecitin.

– Koenzim Q10.
Koenzim Q10 merupakan komponen sel yang penting dan banyak peranan dalam memproduksi energi. Seperti kanitin, koenzim, Q10 bisa disintesis dalam tubuh. Kekurangan zat ini dapat terjadi akibat kerusakan sintesis, kekurangan zat gizi, genetis, ataupun meningkatnya kebutuhan jaringan.

– Inositol.
Inositol fungsinya hampir sama dengan kholin. Inositol merupakan komponen utama sel membran yang berikatan sebagai fasfatidikholin. Walaupun inositol bukan merupakan zat esensial dalam makanan manusia, kehadirannya menguntungkan terutama berkaitan dengan penyakit hati dan diabetes. Tanaman sumber inositol yang baik adalah buah jeruk, semua biji-bijian, dan leguminosa.

d. Zat makanan minor.

Komponen-komponen tanaman lainnya juga dapat berpengaruh bagi kesehatan. Beberapa dari komponen ini dikelompokkan dalam zat makanan minor. Zat makanan minor ini di antaranya glutation yang ada pada beragam buah dan sayuran. Glutation merupakan antikanker yang penting dan membantu menetralkan logam berat seperti HG, pestisida, dan pelarut lainnya. Buah-buahan dan sayur-sayuran segar mengandung glutation yang berarti, sedangkan pada makanan yang di masak jumlahnya menurun secara drastis. 

Phytoestrogen merupakan senyawa kimia dari hormon tumbuhan. Phytoestrogen berfungsi meningkatkan aktivitas estrogen di dalam tubuh. Pada masa peri menopause atau menopause saat kadar estrogen sangat rendah, asupan Phytoestrogen mampu berfungsi sebagai estrogen yang berfungsi melindungi tubuh dari sindrom menopause dan osteoporosis. Bentuk utama Phytoestrogen adalah lignan dan isoflavonoid. Phytoestrogen banyak terdapat dalam buah-buahan apel. Sumber Phytoestrogen tersebut juga mengandung substansi yang dapat mencegah kanker seperti indoles, betakaroten, serat, dan vitamin c. Urutan bahan makanan yang mengandung isoflavonoid mulai yang tertinggi, yaitu apel, anggur, bawang putih, stroberi, timun, tomat, dan wortel.
(ondyx.blogspot.com)

Catatan: Penjelasan buah-buahan secara medis sangat banyak referensi yang bisa digunakan. Namun, sesuai keterbatasan kami, sehingga kami hanya bisa mencantumkan penjelasan seperti di atas. Kami sarankan kepada para pembaca untuk membaca penjelasan dari para ahli kesehatan atau penulis ilmiah lainnya untuk menambah wawasan sekaligus menguatkan pemahaman terhadap ilmu, salah satunya yang kami kenal adalah dr.Zaidul Akbar dan dr.Raehanul Bahraen. Mereka adalah ahli-ahli kesehatan yang berusaha menggabungkan antara ilmu syariat dengan medis. Silakan para pembaca bisa mengikuti mereka berdua di berbagai media sosial, karena sudah cukup banyak juga tersebar kajian-kajian mereka berdua yang insyaallah bermanfaat.

Semoga dengan mengetahui penjelasan tentang buah-buahan dari sisi syariat dan medis, memberikan pengetahuan yang bermanfaat serta motivasi yang kuat untuk mulai menjalankan pola hidup sehat seperti Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Karena ternyata buah-buahan adalah produk Allah, bukan produk manusia. Dan Allah lebih tahu tentang kebutuhan tubuh kita, sehingga di dalam buah-buahan sudah tersedia berbagai zat manfaat yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

Karena dengan berusaha menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, itu merupakan bukti syukur kita kepada Allah azza wa jalla yang telah memberikan tubuh yang indah dan sehat kepada kita. Dan sebetulnya tujuan utama kita menjaga kesehatan tubuh dengan merubah isi piring dan isi gelas yang kita konsumsi adalah untuk menstabilkan tubuh kita dalam beribadah kepada Allah yang menjadi tujuan hidup kita diciptakan oleh Allah azza wa jalla.

Karena ketika tubuh kita sakit (bermasalah) disebabkan sesuatu yang kita konsumsi, tentu itu akan menghambat dan mengganggu kestabilan tubuh kita dalam beribadah, seperti munculnya sifat malas untuk ibadah, tidak maksimalnya ibadah yang dikerjakan, bahkan bisa berdampak pada munculnya rasa enggan untuk beribadah.

اَللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قَلْبِيْ عَلَى طَاعَتِكَ
“Ya Allah, Dzat yang mampu memalingkan hati, palingkanlah hatiku pada ketaatan beribadah kepadaMu!”
(HR. Imam Muslim, no.4798)

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِيَ الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِيَ الَّتِي فِيهَا مَعَادِي وَاجْعَلِْ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِْ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ
“Ya Allah, perbaikilah untukku agamaku sebagai benteng urusanku, perbaikilah untukku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku, perbaikilah untukku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku! Ya Allah, jadikanlah kehidupan ini memiliki nilai tambah untukku dalam segala kebaikan, dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala keburukkan!”
(HR. Imam Muslim, no.4897)

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ وَأَنْ تَغْفِرَ لِي وَتَرْحَمَنِي وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةَ قَوْمٍ فَتَوَفَّنِي غَيْرَ مَفْتُونٍ أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadaMu berbagai perbuatan kebaikan, meninggalkan kemungkaran, mencintai orang-orang miskin, dan ampunilah aku dan rahmatilah aku! Apabila Engkau menghendaki suatu fitnah kepada hamba-hambaMu, wafatkan aku kepadaMu dalam keadaan tidak terkena fitnah (husnul khatimah)! Aku mengharap cintaMu, cintanya orang yang mencintaiMu, cinta pada amalan yang mendekatkanku pada cintaMu.”
(HR. At-Tirmidzi, no.3159)
___
@Kota Udang Cirebon, 02 Safar 1441H/02 Oktober 2019M.
✍ Penulis: Abu Humairo Muhamad Fadly

BERBAGI
Artikel sebelumnyaFiqih Darah Wanita
Khiyaar TV adalah media dakwah dan sosial yang berada di daerah Cideres, Majalengka, Jawa Barat. Khiyaar TV mulai terbentuk pada 08 Ramadhan 1438H/03 Juni 2017M. Berawal dari satu orang dari kami yang menemani perjalanan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly hafizhahullah mengisi kajian rutin dengan kendaraan pribadi miliknya. Waktu itu Ustadz sedang ada jadwal mengisi kajian daurah Ramadhan di daerah Indramayu (tetangga kota Majalengka). Dari situlah, semuanya bermula. Orang tersebut adalah yang mengenalkan kami dengan Ustadz Abu Humairo Muhamad Fadly. Padahal, kami sudah cukup lama tinggal di Majalengka, karena memang sebagian besar dari kami adalah putra asli Majalengka. Namun, kami belum kenal dengan Ustadz, sehingga kami belum tahu adanya majelis ilmu rutin di sekitar Cideres, Majalengka. Alhamdulillah alladzi binimatihi tatimmus shaalihaat, kami sangat bersyukur kepada Allah azza wa jalla, pertemuan kami dengan orang tersebut adalah awal dari pintu kebaikan. Sebab situlah kami kenal dengan Ustadz, mulai bisa merasakan nikmatnya duduk di majelis ilmu dengan rutin dan sampai pada Allah pun mudahkan langkah kebaikan untuk kami, yakni dengan kami pun bisa membuat sebuah komunitas Islam dan media dakwah. Karena kami memiliki cita-cita ingin menjadi makhluk Allah yang bermanfaat untuk makhluk Allah yang lain, maka kami juga membuat berbagai program sosial, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama, dan inilah akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para Sahabatnya radhiyallahu anhum, sehingga terbentuklah MEDIA DAKWAH & SOSIAL KHIYAAR TV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here