Beranda Belajar Islam Amalan MAU HARTANYA TIDAK PERNAH HABIS?

MAU HARTANYA TIDAK PERNAH HABIS?

290
0
BERBAGI

MAU HARTANYA TIDAK PERNAH HABIS?

Secara perhitungan akal, mungkin tidak bisa masuk akal. Dan menurut hitungan matematika, mungkin tidak sesuai dengan ilmu matematika.

Namun, itu semua akan terbantahkan ketika kita semua mau membaca dan memahami tulisan ini hingga tuntas!

Pertanyaan: Apakah bisa harta kita selalu ada, meskipun sudah digunakan?

Jawaban: Bisa. Meskipun secara umum, teori harta adalah semakin berkurang ketika digunakan. Namun, ada 1 cara yang bisa kita lakukan dan akan membuat harta kita selalu ada bahkan bertambah, sehingga harta kita tidak pernah habis.

Pertanyaan: Bagaimana cara agar harta kita tidak pernah habis?

Jawaban: Kata Rasulullah caranya adalah sedekah. Sebagaimana beliau shallallahu alaihi wa sallam bersabda;

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ
“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah juga akan mengangkat derajatnya.”
(HR. Imam Muslim, no.4689)

Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan makna hadits di atas, yaitu ada 2 penafsiran;
“Pertama: Harta tersebut akan diberkahi dan akan dihilangkan berbagai dampak bahaya padanya. Kekurangan nominal harta tersebut akan ditutup dengan keberkahannya. Ini bisa dirasakan secara inderawi dan kebiasaan. Kedua: Meskipun secara bentuk (nominal) harta tersebut berkurang namun, kekurangan tersebut akan ditutup dengan pahala di sisi Allah dan akan terus ditambah dengan kelipatan yang sangat banyak.”
(Syarh Shahih Muslim, 16:141)

Karena sedekah atau infaq merupakan cara untuk mendatangkan rezeki Allah azza wa jalla. Karena Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bersabda;

قَالَ اللَّهُ أَنْفِقْ يَا ابْنَ آدَمَ أُنْفِقْ عَلَيْكَ
“Allah berfirman: Wahai anak Adam (manusia) berinfaqlah! Pasti kalian juga akan diberi infaq (rezeki) oleh Allah.”
(HR. Imam Bukhari, no.4933)

Ini adalah cara yang mungkin belum pernah terpikirkan oleh kita. Atau ini adalah cara yang mungkin sudah pernah terpikirkan oleh kita namun, belum pernah terealisasikan oleh kita.

Mari kita simak, Sahabat Abdullah bin Asy-Sakhir bin Auf radhiyallahu anhu bercerita;

أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَقْرَأُ: أَلْهَاكُمْ التَّكَاثُرُ. قَالَ يَقُولُ ابْنُ آدَمَ مَالِي مَالِي قَالَ وَهَلْ لَكَ يَا ابْنَ آدَمَ مِنْ مَالِكَ إِلَّا مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ
“Aku mendatangi Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan beliau sedang membaca ayat (artinya): Bermegah-megahan telah melalaikan kalian! (Surat At-Takatsur: ayat 1). Lalu beliau bersabda: Anak cucu Adam (manusia) berkata: Hartaku, hartaku! Lalu beliau melanjutkan sabdanya: Hartamu wahai anak cucu Adam, hanyalah yang kamu makan lalu habis, yang kamu kenakan lalu usang, atau yang kamu sedekahkan lalu kekal.”
(HR. Imam Muslim, no.5258)

Tidak perlu ragu, karena setiap harta yang digunakan karena Allah dengan cara sedekah, infaq, atau wakaf, maka itu semua akan Allah balas!

Karena Allah azza wa jalla berfirman;

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Dan apapun yang kalian infaqkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia adalah pemberi rezeki yang terbaik.”
(Surat Saba: ayat 39)

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah (laki-laki dan perempuan), dan memberikan pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka akan dilipat gandakan (balasan pinjamannya) untuk mereka, dan mereka juga akan mendapatkan pahala yang banyak (berharga).”
(Surat Al-Hadid: ayat 18)

Mari kita simak, Sahabat Anas bin Malik radhiyallahu anhu bercerita;

كَانَ أَبُو طَلْحَةَ أَكْثَرَ الْأَنْصَارِ بِالْمَدِينَةِ مَالًا مِنْ نَخْلٍ وَكَانَ أَحَبُّ أَمْوَالِهِ إِلَيْهِ بَيْرُحَاءَ وَكَانَتْ مُسْتَقْبِلَةَ الْمَسْجِدِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْخُلُهَا وَيَشْرَبُ مِنْ مَاءٍ فِيهَا طَيِّبٍ قَالَ أَنَسٌ فَلَمَّا أُنْزِلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ: لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ. قَامَ أَبُو طَلْحَةَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَقُولُ: لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ. وَإِنَّ أَحَبَّ أَمْوَالِي إِلَيَّ بَيْرُحَاءَ وَإِنَّهَا صَدَقَةٌ لِلَّهِ أَرْجُو بِرَّهَا وَذُخْرَهَا عِنْدَ اللَّهِ فَضَعْهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ حَيْثُ أَرَاكَ اللَّهُ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَخٍ ذَلِكَ مَالٌ رَابِحٌ ذَلِكَ مَالٌ رَابِحٌ
“Abu Thalhah adalah orang yang paling banyak hartanya dari kalangan Anshar di kota Madinah, berupa kebun pohon kurma dan harta benda yang paling dicintainya adalah Bairuha (sumur yang ada di kebun tersebut) yang menghadap ke masjid dan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sering mamemasuki kebun tersebut dan meminum airnya yang baik. Anas berkata: Ketika turun firman Allah taala, Surat Ali Imran: ayat 92 (artinya): Kalian tidak akan sampai pada kebaikan (yang sempurna), sebelum kalian menginfaqkan sebagian dari harta yang kalian cintai! Lalu Abu Thalhah mendatangi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam lalu berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah taala telah berfirman: Kalian tidak akan sampai pada kebaikan (yang sempurna), sebelum kalian menginfaqkan sebagian dari harta yang kalian cintai. Dan sesungguhnya harta yang paling aku cintai adalah Bairuha, dan aku mensedekahkannya di jalan Allah dengan berharap kebaikan dan simpanan pahala di sisiNya. Maka ambillah wahai Rasulullah, sebagaimana petunjuk Allah kepada engkau! Anas berkata: Maka Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Wah, inilah harta yang menguntungkan, inilah harta yang menguntungkan!”
(HR. Imam Bukhari, no.1368)

Setelah membaca tuntas penjelasan di atas, apakah masih ragu untuk mengamalkannya? Jika kita ingin hartanya tidak pernah habis, segera hilangkan keraguan tersebut untuk bisa mengamalkan cara di atas dengan ikhlas!

Sebagai penutup, kami pun ingin memberikan solusi untuk para Pembaca bisa mengamalkan cara di atas agar hartanya tidak pernah habis, yaitu dengan menyedekahkan hartanya di jalan Allah melalui program:

WAKAF PEMBUATAN UNIT USAHA UNTUK KHIYAAR TV

Ini adalah cara untuk Khiyaar TV bisa berdakwah secara mandiri. Karena keuntungan yang didapatkan akan digunakan untuk biaya operasional dakwah dan sosial Khiyaar TV. Sehingga Khiyaar TV tidak akan lagi mengandalkan Donatur (Muhsinin) untuk pembiayaan operasional. Semoga Allah beri kemudahan untuk bisa segera terealisasi. Aamiin

Di program ini, seperti biasa teman-teman boleh ikut berwakaf sesuai kemauan dan kemampuannya. Tentu dengan konsekuensi, kita hanya akan mendapatkan sesuai apa yang kita lakukan.

Jika teman-teman ingin mengetahui konsep usahanya, silakan bisa klik di sini!

Adapun untuk file rincian analisa bisnisnya, insyaallah akan kami berikan kepada teman-teman secara langsung (privasi).

💰 Dana yang dibutuhkan untuk pembuatan unit usaha Khiyaar TV senilai: Rp.23.460.000.
📄 Laporan donasi wakaf yang sudah masuk ada di sini.

Silakan, kirimkan harta wakafnya ke sini;
🏧 bjb (kode 110): 0075466056100
💳 a.n: Muhamad Fadly
📲 Konfirmasi: 0812-2060-5065

Jadi, apabila teman-teman punya kewajiban zakat mal, harta syubhat, harta haram, atau ingin menjadikan harta halalnya untuk tabungan akhiratnya, silakan bisa menyalurkannya di program wakaf ini!

Kemudian, apabila ada juga teman-teman yang ingin menjadi investor Khiyaar TV dalam konsep usaha ini, kami juga mempersilakan. Insyaallah kita bisa menjalin kerjasama ini dengan sistem syirkah mudharabah (bagi-hasil). Untuk penjelasan secara rinci mengenai sistem kerjasama ini, nanti akan kami jelaskan juga secara privasi (japri).

Maka sebab itu, sekali lagi kami ingin mengajak kepada teman-teman, mari bantu Khiyaar TV agar bisa berdakwah dengan mandiri!

Ini bukan soal seberapa besar nominal yang kalian sedekahkan, tapi seberapa banyak manusia yang mendapatkan hidayah Allah melalui harta yang sudah kalian sedekahkan melalui Khiyaar TV.

Kami buka program wakaf ini hingga hari Ahad, 30 Muharram 1441H/29 September 2019M. Semoga di bulan Muharram, di bulan yang mulia dan banyak keutamaan di dalamnya, wakaf harta yang dibutuhkan untuk modal pembuatan unit usaha Khiyaar TV bisa segera terkumpul. Aamiin

Seperti biasa, insyaallah untuk laporan dana wakaf usaha Khiyaar TV yang masuk akan kami data dan informasikan secara berkala di website Khiyaar.Com.

Kepada teman-teman yang sudah bisa ikut berkontribusi dengan hartanya di program ini, kami ucapkan;

جَزَاكُمُ اللَّهُ خَيْرًا
“Semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan.”
(HR. At-Tirmidzi, no.1958)

بَارَكَ اللَّهُ لَكُمْ فِي أَهْلِكُمْ وَمَالِكُمْ
“Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kalian dalam keluarga dan harta kalian.”
(HR. An-Nasai, no.4604)

Kepada teman-teman yang belum bisa ikut berkontribusi dengan hartanya di program ini, silakan bisa tetap ikut berkontribusi dengan cara bantu mendoakan kebaikan untuk kami dan menyebarluaskan informasi ini kepada keluarga dan teman-temannya. Karena Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda;

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
“Barang siapa mengajak pada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikuti ajakannya tersebut, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun juga.”
(HR. Imam Muslim, no.4831)

Catatan: Berapapun dan apapun yang teman-teman berikan untuk Khiyaar TV, itu sangat bermanfaat untuk umat. Luruskan niat, semoga Allah beri kemudahan untuk istiqamah. Aamiin

اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali sesuatu yang Engkau jadikan mudah. Sedangkan yang susah bisa Engkau jadikan mudah, jika Engkau menghendakinya.”
(HR. Ibnu Hibban, no.974)

@Media Dakwah & Sosial Khiyaar TV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here